CTARSA Youth Greenovation: Inovasi Daur Ulang, Jalan Beasiswa, dan Kolaborasi Berkelanjutan Bersama ITB
BANDUNG, dri.itb.ac.id – CTARSA Foundation kembali menegaskan komitmennya dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui akses pendidikan berkualitas dengan menggelar CTARSA Youth Greenovation. Mengusung tema “Innovation Waste, Inspiring Change”, ajang ini menantang pelajar SMA/SMK/MA sederajat untuk mengubah pandangan tentang limbah, dari sisa tak berguna menjadi sumber daya bernilai ekonomi tinggi.
Latar Belakang: Realisasi MoU dan Semangat Kemanusiaan
Acara ini merupakan implementasi nyata dari Nota Kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Ketua CTARSA Foundation, Ibu Anita Ratnasari Tanjung, dan pihak Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) ITB . Kolaborasi ini menjadi momentum penting karena CTARSA membutuhkan mitra strategis akademis, sementara ITB memiliki sumber daya riset yang mumpuni.
Kompetisi yang tidak memungut biaya pendaftaran ini diikuti oleh pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui seleksi ketat, terpilih 10 tim finalis yang membawa inovasi orisinal mereka ke Bandung. Para finalis tersebut antara lain:
- DWIPANTARA (SMA Olifant Yogyakarta)
- ARUNIKA (MAN 2 Kediri)
- PAPER PAL (SMA Unggulan CTAF Sukoharjo)
- RUMPAPER (SMA Unggulan CTAF Deli Serdang)
- SUPERSTAR (MAN 1 Pasuruan)
- SRI (SMA Negeri 6 Garut)
- SONIC TERA PROJECT (SMK N 3 Mandau Riau)
- POSTU COMMUNITY (SMA Negeri 1 Teras Boyolali)
- ECOSHIELD (Ekumene Christian High School)
- SUPERBOX (SMAS Laboratorium UM Malang)
Salah satu finalis terjauh berasal dari Deli Serdang dan Mandau Riau, yang bahkan harus menyesuaikan jadwal kepulangan ke bandara segera setelah acara usai.
Agenda Pra-Acara: Kunjungan Industri dan Pengenalan Kampus
Sebelum memasuki acara puncak, para peserta menjalani serangkaian persiapan dan kegiatan edukatif selama berada di Bandung. Akomodasi peserta dipusatkan di Hotel Ibis Trans Studio Bandung (TSM) untuk memudahkan koordinasi dengan ekosistem CT Corp.
Pada satu hari sebelum acara puncak (28/1/2026), para finalis diajak melakukan tur kampus ITB yang dipandu oleh Duta Kampus. Rute tur mencakup Gerbang Utama – Aula Barat/Timur – Plaza Widya – Labtek Kembar hingga Tunnel, yang bertujuan memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Selain ke kampus, peserta juga diajak kunjungan industri ke pabrik Kahatex dan rekreasi ke wahana Trans Studio Bandung. Gladi resik pun dilakukan secara intensif di Aula Barat guna memastikan kelancaran alur acara.



















Puncak Acara: Sambutan, Inspirasi, dan Semangat Kolaborasi
Acara puncak CTARSA Youth Greenovation diselenggarakan pada Kamis (29/1/2026), bertempat di gedung bersejarah Aula Barat, Kampus ITB Ganesha, Bandung. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Transmedia, perwakilan sponsor, serta diliput secara luas oleh berbagai jaringan media.
Mewakili tuan rumah, Direktur Riset dan Inovasi (DRI) ITB, Prof. Elfahmi, memberikan sambutan hangat. Beliau mengapresiasi langkah CTARSA Foundation yang membawa semangat inovasi ke lingkungan kampus. Dalam pidatonya, Prof. Elfahmi menyoroti kualitas ide para siswa, mulai dari pemanfaatan limbah kopi hingga material baru, yang dinilai setara dengan gagasan mahasiswa tingkat awal.
Beliau menekankan bahwa ITB mendukung penuh kolaborasi yang berkelanjutan. Prof. Elfahmi berharap tindak lanjut acara ini tidak berhenti di panggung seremoni, melainkan berlanjut pada pelatihan atau pendampingan agar purwarupa siswa dapat menjadi produk teknologi tepat guna. Ia juga mengundang para talenta muda ini untuk bergabung menjadi bagian dari civitas akademika ITB di masa depan.




Sesi Penjurian dan Rangkaian Hiburan
Inti acara diisi dengan presentasi karya dari 10 tim finalis di hadapan dewan juri yang terdiri dari Suparman (CEO KANIK), Dr. Muhammad Ihsan (Dosen Desain Produk FSRD ITB), dan Haerani Akbar (Head of IT Transmedia Grup). Sesi ini menjadi ajang pembuktian kreativitas siswa dalam mengolah limbah.
Di sela-sela ketegangan penjurian, acara dimeriahkan oleh penampilan “MOJANG FIRE” dari Trans Studio Bandung, stand-up comedy dari Zahra Petani, serta sharing session inspiratif bersama Anugrah Prahasta (Head of R&D Trans Media Sosial).
Pengumuman Pemenang: DWIPANTARA Tercatat sebagai Juara Pertama
Berdasarkan penilaian dewan juri, DWIPANTARA dari SMA Olifant Yogyakarta dinobatkan sebagai Juara 1, berhak atas beasiswa senilai Rp15.000.000. Seremoni kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah berupa medali, piala, dan beasiswa, disusul sesi foto bersama dan penutupan. Dilanjutkan sesi doorstop media & dokumentasi, yang menandai penguatan aspek publikasi dan penyebaran cerita inovasi para finalis kepada khalayak lebih luas.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan doorstop media. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini membuka peluang kolaborasi lebih lanjut antara CTARSA dan ITB, termasuk potensi sinergi dalam program pengabdian masyarakat seperti program guru muda (PIJAR) dan penyediaan air bersih di pelosok negeri yang sempat didiskusikan dalam pertemuan pendahuluan. Dengan demikian, semangat inovasi ini diharapkan terus menyala dan memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.
Kontributor: Aura Salsabila Alviona



Berita terkait: CT ARSA Foundation: GRAND FINAL CTARSA YOUTH GREENOVATION