DRI ITB dan JETS Perketat Batas Waktu Review dan Perluas Jejaring Global
BANDUNG, dri.itb.ac.id – Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) ITB bersama tim editorial Journal of Engineering and Technological Sciences (JETS) menggelar rapat koordinasi strategis pada Senin (26/1/2026). Fokus utama pertemuan ini adalah merumuskan kebijakan untuk menjamin kepastian publikasi serta memperkuat reputasi jurnal di kancah global.
Rapat tersebut dihadiri oleh Editor-in-Chief JETS, Dr. Khoiruddin, S.T., M.T., didampingi oleh Managing Editor, Rizki Armanto Mangkuto, S.T., M.T., Ph.D. Turut hadir mengawal aspek manajerial dari DRI ITB, Kepala Seksi Pengelolaan Jurnal dan Non Jurnal, Yuliah Qotimah, M.T., beserta staf, Feby Anggriyani.
Guna menghindari penumpukan naskah dan memberikan kepastian status bagi para penulis (authors), rapat menyepakati skema timeline yang lebih disiplin. Disepakati bahwa proses review naskah dibatasi maksimal 4 hingga 5 pekan.
Kebijakan ini disertai langkah tegas, yakni jika dalam kurun waktu tersebut tidak ada respons dari reviewer eksternal, maka editor internal sesuai bidang keahlian akan mengambil alih proses keputusan. Mekanisme ini dirancang agar monitoring naskah dapat berjalan efektif setiap minggunya tanpa mengorbankan kualitas penelaahan.
Di sisi pengembangan konten, tim editorial menargetkan diversifikasi yang lebih luas dengan menargetkan reviewer dan penulis yang merepresentasikan lima benua. Diskusi secara spesifik menyoroti rencana penguatan jejaring dengan mitra akademisi di kawasan Australia untuk melengkapi basis kolaborasi yang sudah ada.
Strategi ekspansi ini didukung dengan Call for Papers yang menargetkan topik-topik riset terkini (Hot Topics) yang berpotensi meningkatkan sitasi, antara lain:
- Renewable Energy dan SDGs
- Computational Material dan Machine Learning
- Nano Energy
Selain itu, sebagai upaya meningkatkan kedalaman substansi artikel, tim editorial menjajaki kebijakan baru terkait penambahan fitur Supplementary Materials pada artikel yang diterbitkan. Fitur ini dirancang sebagai solusi bagi naskah yang melebihi batas halaman (di atas 25 halaman) serta sebagai wadah untuk melampirkan data pendukung atau detail perhitungan yang komprehensif yang sering kali dibutuhkan oleh peneliti lain.
Sebagai penutup, pertemuan ini menetapkan target ambisius untuk menyelesaikan 6 edisi penerbitan pada bulan Juni. Langkah percepatan ini menjadi bagian dari persiapan matang ITB dalam menghadapi proses reakreditasi jurnal, dengan optimisme bahwa perbaikan manajemen dan kualitas konten akan memperkokoh posisi jurnal ITB di tingkat internasional.
Kontributor: Aura Salsabila Alviona
