Enter your keyword

DRI ITB Gelar Roadshow Sosialisasi Panduan Penelitian 2026 ke Fakultas/Sekolah

DRI ITB Gelar Roadshow Sosialisasi Panduan Penelitian 2026 ke Fakultas/Sekolah

DRI ITB Gelar Roadshow Sosialisasi Panduan Penelitian 2026 ke Fakultas/Sekolah

Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan rangkaian agenda undangan/kegiatan sepanjang Desember 2025, yang mencakup pelaksanaan kegiatan skala institusi serta kunjungan sosialisasi dan diskusi ke beberapa fakultas/sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya DRI ITB untuk memperkuat diseminasi program, koordinasi pelaksanaan, serta komunikasi langsung dengan unit akademik di lingkungan kampus.

Agenda diawali dengan Kunjungan Sosialisasi dan Diskusi pada Rabu, 17 Desember 2025 dengan dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pukul 09.00–11.00 WIB bersama FTTM di Aula Gedung Energi Lantai 1. Sesi kedua berlangsung pukul 13.00–15.00 WIB bersama FTSL di Gedung CIBE Lantai 3, Ruang 306. Kegiatan ini melibatkan Direktur, para Deputi, serta para Kepala Subdirektorat (Kasubdit) sebagai penanggung jawab.

Rangkaian kunjungan berlanjut pada Kamis, 18 Desember 2025 pukul 09.00–11.00 WIB melalui sesi sosialisasi dan diskusi bersama FSRD yang bertempat di Rooftop Lantai 8 Gedung CRCS. Selanjutnya, pada Jum’at, 19 Desember 2025, DRI ITB mengagendakan dua sesi, yaitu pukul 09.00–11.00 WIB bersama FITB di Ruang Rapat Kantor FITB, Labtek IV Lantai 1, dan pukul 13.00–15.30 WIB bersama SAPPK di Ruang Seminar, Gedung Labtek IXA Lantai 2. Seluruh sesi pada minggu tersebut juga melibatkan Direktur, para Deputi, dan para Kasubdit sebagai PIC.

Melalui rangkaian agenda ini, DRI ITB menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dan sinkronisasi program riset dan inovasi di tingkat fakultas/sekolah, sekaligus memastikan komunikasi program berjalan efektif melalui diskusi langsung dengan unit akademik.

Penyampaian materi oleh Prof. Elfahmi

Prof. Elfahmi menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini tetap diselenggarakan meskipun di akhir tahun karena dinilai mendesak, terutama untuk memperkuat kerangka penguatan ekosistem riset di ITB. Pertemuan ini tidak hanya bertujuan untuk sosialisasi program (termasuk BIMA), tetapi juga untuk mendengar masukan dari para dosen di berbagai Fakultas dan Sekolah ITB mengenai kendala dan kebutuhan dalam riset serta publikasi. Beliau memperkenalkan jajaran pimpinan dan tim DRI yang hadir lengkap untuk memastikan koordinasi berjalan efektif. Jajaran pimpinan DRI ITB tersebut adalah:

  1. Direktur Riset dan Inovasi: Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si.
  2. Deputi Direktur Bidang Riset dan Diseminasi: Nur Ahmadi, S.T., M.Eng., Ph.D.
  3. Deputi Direktur Bidang Inovasi Sains dan Teknologi: Dr.Eng. Isty Adhitya Purwasena, S.Si., M.Si.
  4. Deputi Direktur Bidang Pengembangan Pusat/Pusat Penelitian/PUI: Dr. Grandprix Thomryes Marth Kadja, M.Si.
  5. Kepala Subdirektorat Program, Monitoring, dan Evaluasi: Noviyanti, A.Md., S.M.
  6. Kepala Subdirektorat Keuangan dan Anggaran: Raditya Panji Birama, A.Md., S.E.
  7. Kepala Subdirektorat Sarana, Prasarana, dan Sistem Informasi: Housny Mubarok, S.T.

Selanjutnya, Prof. Elfahmi menekankan mandat institusi untuk meningkatkan pemeringkatan internasional, dengan target yang sering disebutkan menuju peringkat 150 besar, bahkan ada aspirasi menuju 100 besar. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan kerja yang lebih terarah dan tidak dapat mengandalkan pola kerja biasa. DRI memilih strategi “mendekat ke fakultas/sekolah” agar komunikasi lebih cair dan program peningkatan kinerja riset dapat lebih mudah diadopsi di tingkat kelompok keahlian.

Dalam konteks pemeringkatan, beliau menyoroti dua indikator yang masih perlu didorong, terutama sitasi per fakultas (Citations per Faculty) serta satu indikator internasional lain yang disebutkan dalam paparan. Karena itu, DRI mendorong peningkatan publikasi dan penguatan kualitas luaran, serta membuka ruang perbaikan sistem dan layanan yang dapat membantu dosen lebih produktif dalam publikasi.

Terkait pendanaan, Prof. Elfahmi mengajak dosen untuk lebih aktif memanfaatkan skema BIMA. Beliau menggunakan analogi bahwa pengajuan proposal BIMA dapat dipandang sebagai bentuk kontribusi institusional (semacam “tanggung jawab sosial dosen”) yang berdampak pada penguatan portofolio riset institusi, sekaligus tetap memberi manfaat bagi individu (misalnya rekam jejak akademik). Data yang disampaikan menunjukkan bahwa pada tahun 2025 terdapat sekitar 450-an proposal yang diajukan, sekitar 147 proposal didanai, dengan total dana sekitar Rp15 miliar, dan ITB berada pada 10 besar nasional. Sebagai pembanding, disebutkan perguruan tinggi lain mengajukan sekitar 900 proposal dan sekitar 400 didanai (sekitar 50%). Pesan kuncinya: mengajukan proposal membuka peluang pendanaan; tidak mengajukan berarti peluangnya nol.

Prof. Elfahmi juga menjelaskan penyelarasan tata kelola riset–inovasi di DRI agar alur pengembangan riset lebih jelas sehingga tidak redundant dan tidak terjadi “irisan”. DRI mengelola riset dengan tingkat kesiapterapan teknologi (TRL) awal hingga menengah (disebutkan kisaran TRL 1–6/7).

Kemudian alur di tahap 7 akan ditangani oleh Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi (DKST) ITB, berikutnya untuk tahap implementasi, ditangani oleh Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB. Dengan alur ini, institusi diharapkan mampu mendorong luaran riset bergerak lebih cepat dari pengetahuan menjadi inovasi dan dampak.

Pada bagian akhir, Prof. Elfahmi menegaskan bahwa pemeringkatan bukan tujuan satu-satunya, namun tetap menjadi tolok ukur eksternal yang banyak diperbincangkan dan berdampak pada rekognisi institusi. Karena itu, ITB perlu “naik kelas” secara kolektif melalui peningkatan kualitas publikasi, penguatan kelompok riset, serta perluasan partisipasi dosen—termasuk dosen yang sebelumnya belum aktif mengajukan pendanaan—agar ekosistem riset semakin kuat dan berdampak.

Beberapa ikhtiar yang dilakukan oleh DRI untuk mencapai mandat institusi adalah:

  1. Sharing Session secara berkala. Forum diskusi yang melibatkan civitas academica di lingkungan ITB yang telah menampilkan para pembicara terkemuka di tingkat nasional dan internasional, di antaranya adalah: Prof. Dr. Satria Bijaksana, Prof. Ir. Hermawan Kresno Dipojono, M.S.EE, Ph.D., Datu Buyung Agusdinata, Ph.D., Bony Budiman, Prof. Dr. Yudi Darma, S.Si., M.Si., Prof. Dr. Ing. Mitra Djamal, Prof. Emeritus Dr. J. Theo M. Elzenga, Prof. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., Prof. Anil Kumar Gupta, dan seterusnya.
  2. Scholar ITB bertujuan untuk memperkenalkan platform Scholar ITB sebagai sarana untuk mempermudah pengelolaan, integrasi, dan pemutakhiran data riset dan publikasi dosen. Platform ini juga diharapkan dapat mendukung peningkatan visibilitas dan rekognisi akademik dosen, memfasilitasi kolaborasi riset, serta menjadi bagian dari strategi institusi dalam meningkatkan daya saing global.
  3. Program CERDAS (Coaching Eksklusif Riset dan Draf Artikel Saintifik) bertujuan meningkatkan kapasitas sivitas akademika ITB dalam publikasi ilmiah bereputasi dan memberikan pendampingan intensif bagi peneliti dalam menyiapkan artikel ilmiah menuju jurnal internasional bereputasi. Program ini mulai diluncurkan dalam kegiatan Sharing Session Vol. 8 bertajuk “From Submission to Publication: Behind the Scene with Journal Editors” pada Jumat, 31 Oktober 2025 di Auditorium Gedung CRIMSE (PAU), Kampus ITB Ganesha.
  4.  Wawasan Platform ini dikembangkan setelah sistem OJS (Open Journal Systems) yang digunakan sebelumnya sempat terserang Web Hacking. Platform Wawasan menawarkan fitur canggih, antara lain: Interaksi Reviewer: Reviewer dapat langsung mengomentari naskah dalam platform, dan penulis dapat membalas komentar tersebut. Pemanfaatan AI: Platform akan banyak menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk mempercepat proses (speed matters), meskipun AI tidak bertindak sebagai pembuat keputusan (decision maker). AI berfungsi untuk input metadata secara otomatis, pengecekan riwayat penulis (misalnya H-index atau riwayat retraction), serta menyelesaikan initial decision (desk review) dalam hitungan menit. Inovasi Viral: AI dapat merekomendasikan naskah yang berpotensi ‘viral’ (seperti review article) untuk menyeimbangkan artikel orisinal, mengingat penilaian kuartil jurnal sangat dipengaruhi oleh sitasi.
  5. Sosialisasi Program Riset dan Diskusi Penulisan Jurnal. Sosialisasi Program Riset mencakup pemaparan panduan serta informasi berbagai skema pendanaan yang ditawarkan. Adapun Diskusi Penulisan Jurnal menghadirkan pakar publikasi bereputasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan diikuti oleh para editor jurnal, baik secara luring maupun daring.

Penjelasan panduan & diskusi

Penjelasan Panduan Penelitian 2026 disampaikan oleh para Deputi Direktur DRI. Secara umum, presentasi ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk dosen (calon pengusul) agar:

  1. memilih skema yang tepat,
  2. memahami syarat eligibility & kuota,
  3. menyiapkan luaran wajib dan RAB sesuai aturan,
  4. menghindari penyebab “tidak eligible” di sistem BIMA, dan
  5. menjalankan proses submit hingga konfirmasi anggota.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi, baik luring maupun daring, dengan partisipasi dari para peserta diskusi termasuk beberapa dosen.

1. Hari ke-1, sesi 1: Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan-Institut Teknologi Bandung (FTTM-ITB). Sesi pertama dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Desember 2025, pukul 09.00–11.00 WIB bersama FTTM di Aula Gedung Energi Lantai 1. Sosialisasi Penjelasan Panduan Penelitian 2026 sesi pertama ini dihadiri oleh pimpinan FTTM, mulai dari Dekan, Wakil Dekan, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Kaprodi, Ketua Kelompok Keilmuan, dan Ketua Tim Pengelola, Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Penelitian yang turut aktif dalam dikusi dan tanya jawab. Mereka adalah: Prof. Dr. Eng.Ir. Syafrizal, S.T, M.T., IPM.; Heru Berian Pratama, S.T., M.T., Ph.D.;Prof. Dr.rer.nat. Ir.Wahyudi Widyatmoko Parnadi, M.S.; Dr. Endra Gunawan, S.T., M.Sc.; Dr. Warsa, S.Si., M.T.; Dr.mont. Ir.; Wahyudin Prawira Minwal, S.T, M.T.; Dr. Ir. Fadhli Muhammad, S.T., M.T.; Dr. Tedi Yudistira, S.Si., M.Si.; Dr. Ir. Agus Laesanpura, M.S.; Ir. Taufiq Hidayat, ST., M.Phil., Ph.D., IPM.; Dr. Zulfakriza, S.Si., M.T.; Prof. Dr. Hendra Grandis; Prof. Dr. Andri Dian Nugraha; Dr.Eng.; Ginting Jalu Kusuma, S.T., M.T., IPM.; Iwan Wahyu Munandar, S.T.; Tria Laksana Achmad, S.T., M.T., Ph.D.; Prof. Sri Widiyantoro; Ivan Kurnia, S.T., M.Sc., Ph.D.; Dr. Faridz Nizar Ahmady, S.T., M.T.; Ardhi Hakim Lumban Gaol, ST., M.Sc., Ph.D., dan Dr. Shindy Rosalia, ST. MT. Turut hadir Deputi Direktur DPMK ITB Dr.rer.nat. David Prambudi Sahara, S.T, M.T.

2. Hari ke-1, sesi 2: Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan-Institut Teknologi Bandung (FTSL-ITB). Sesi kedua dari kunjungan Sosialisasi dan Diskusi Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) ITB dengan FTSL ITB dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Desember 2025, pukul 13.00–15.00 WIB, bertempat di Gedung CIBE Lantai 3 Ruang 306, Kampus ITB Ganesha, Jl. Ganesa No. 10, Bandung, Jawa Barat. Kegiatan dilaksanakan secara hibrida (luring dan daring). Turut hadir secara luring dalam dikusi ini antara lain Dekan dan para Ketua KK, di antaranya:

Teknik Sipil

  1. KK Teknik Rekayasa Struktur: Prof. Dr. Ir. Herlien Dwiarti Soemari
  2. KK Rekayasa Geoteknik: Yuamar Imarrazan Basarah, S.T., M.T., Ph.D.; Dayu Apoji, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D.
  3. KK Konstruksi dan Manajemen Infrastruktur: Prof. Ir. Biemo Woerjanto Soemardi, M.S.E., Ph.D.
  4. KK Rekayasa Transportasi: Prof. Ir. Rudy Hermawan Karsaman, M.Sc., Ph.D.
  5. KK Teknik Sumber Daya Air: Prof. Ir. Muhammad Syahril Badri Kusuma, Ph.D.

Teknik Lingkungan

  1. KK Rekayasa Air dan Limbah Cair: hadir secara daring (Zoom)
  2. KK Teknik Pengelolaan Lingkungan: Prof. Dr. Ir. Dwina Roosmini, M.S.; Asti
  3. KK Pengelolaan Udara dan Limbah: Prof. Ir. Puji Lestari, Ph.D.; Ulfi Muliane, S.Si., M.T.

Teknik Kelautan

  1. KK Teknik Pantai: Prof. Ir. Harman Ajiwibowo, M.S., Ph.D.; Muslim Muin, Ph.D.; Dr. Eng. Hendra Achiari, S.T., M.T.; Dr. Eng. Nita Yuanita, S.T., M.T.
  2. KK Teknik Lepas Pantai: Dr. Ir. Hendriyawan, S.T., M.T.

Dalam sambutannya Dekan FTSL, Dr. Eng. Nita Yuanita, S.T., M.T., menyambut baik kunjungan DRI serta menyampaikan apresiasi atas penguatan dukungan pendanaan riset. Usai paparan dari DRI, acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab langsung, peserta yang proaktif dalam sesi ini di antaranya: Hadi Kardhana, S.T., M.T., Ph.D., Herlien Dwiarti Soemari, Yuamar Imarrazan Basarah, S.T., M.T., Mohammad Farid, S.T., M.T., Ph.D., Dayu Apoji , Adrianto Oktavianus, S.T., M.Sc., Ph.D., sementara peserta tanya jawab interaktif secara online di antaranya: Faizal Immaddudin Wira Rohmat, S.T., M.T., Ph.D. dan Prof. Ir. Indratmo, M.Sc., Ph.D.

3. Hari ke-2, sesi 1: Fakultas Seni Rupa dan Desain-Institut Teknologi Bandung (FSRD-ITB). Untuk kesempatan ini DRI ITB melaksanakan Sosialisasi hanya satu sesi. Sosialisasi dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Desember 2025 pukul 09.00–11.00 WIB, bertempat di Rooftop Lantai 8 Gedung CRCS. Dihadiri oleh Banung Grahita, S.Ds., M.Ds., Ph.D. Wakil Dekan FSRD ITB, Kapodri-kapodri, dan para dosen, di antaranya: Prananda Luffiansyah Malasan, S.Ds., M.Ds., Ph.D., Dr. Tendy Yulisca Ramadin, S.Sn., M.T., Didi Pribadi, SAP., Deny Willy Junaidy, S.Sn., M.T, Ph.D., Dr. Dwinita Larasati, S.Sn., M.A., Yupiter Ramdhan Hadito, S.T., Dr. Naomi Haswanto, S.Sn., M.Sn., Ir. Pathmi Noerhatini, M.Si., Raden Roro Sri Wachyuni, S.Psi., M.Psi., R. Raditya Ardianto Taepoer, S.Ds., M.Ds., Ph.D., Dr. Epin Saepudin, M.Pd., Dr. Asep Wawan Jatnika, M.Hum., Dr. Agung Hujatnika, S.Sn., M.Sn., Dr. Nia Kurniasih, M.Hum., Dr. Harry Nuriman, M.Si., Dr. Dana Waskita, S.S., M.App.Ling., Ghina Zoraya Azhar, S.Pd., M.Ds., Ir. Siti Kusumawati Azhari, S.H., Dr. Sutiadi Rahmansyah, S.S., M.Hum., Etika Vidyarini, S.Ds., M.Ds., Ph.D., Dr. Tri Sulistyaningtyas, S.S., M.Hum., Dr. Achmad Haldani Destiarmand, M.Sn., Untari Gunta Pertiwi, M.Pd., Prof. Dr. Yedi Purwanto, M.Ag., Dr. Riama Maslan Sihombing, M.Sn., Dr. Alvanov Zpalanzani Mansoor, S.T, MM., Muhamad Taufik, M.Ag., Dr. Tyar Ratuannisa.

4. Hari ke-3, sesi 1: Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian-Institut Teknologi Bandung (FITB-ITB). Pada hari Jum’at, 19 Desember 2025, DRI ITB mengagendakan Kunjungan Sosialisasi dan Diskusi terdiri dari dua sesi, sesi pertama dilakukan bersama FITB di Ruang Rapat Kantor FITB, Labtek IV Lantai 1, pada pukul 09.00–11.00 WIB. Hadir pada kesempatan ini Dekan dan Wakil Dekan, Ketua Kelompok Keahlian, dan para dosen FITB ITB, di antaranya adalah: Dr. techn. Dudy Darmawan Wijaya, S.T, M.Sc.; Dr. Dasapta Erwin Irawan, S.T., M.T.; Dr. Rusmawan Suwarman, S.Si., M.T.; Dr. Iwan Pramesti Anwar, S.Si., M.Si.; Prof. Dr. Eng. Nining Sari Ningsih, M.S.; Dr. I Gusti Bagus Eddy Sucipta, S.T., M.T.; Geri Agroli, S.T., M.S., Ph.D.; Mika Rizki Puspaningrum, S.Si., M.T, Ph.D.; Dr. Susanna Nurdjaman, S.Si., M.T.

5. Hari ke-3, sesi 2: Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan-Institut Teknologi Bandung (SAPPK-ITB). DRI ITB melanjutkan kunjungan sosialisasi ke SAPPK yang dilaksanakan pada pukul 13.00–15.30 WIB, di Ruang Seminar, Gedung Labtek IXA Lantai 2. Rombongan disambut oleh Dekan, Kaprodi, serta para dosen, di antaranya: Adiwan Fahlan Aritenang, ST., M.GIT., Ph.D.; Prof. Dr. Eng. Pradono, S.E, M.Ec.Dev.; Prof. Dr. Ir. Yogi, M.S.; Mohammad Zaini Dahlan, S.P., M.Si.; Medria Shekar Rani, ST, MT.; Wilmar A. Salim, S.T., M.Reg.Dev., Ph.D.; Dr. Isnu Putra Pratama, S.T., M.P.W.K.; Dr. Ing. Ir. Heru Wibowo Poerbo, MURP.; Dr. Eng. Mochamad Donny Koerniawan, S.T, M.T.; Nurrohman Wijaya, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D.; Suhendri, S.T, M.Sc., Ph.D.; Prof. Ir. Djoko Santoso Abi Suroso, Ph.D.;Ir. Sugiyantoro, M.I.P, Ph.D.; Dr. Ir. Agustinus Adib Abadi, M.Sc.; Sri Suryani, S.T, M.Sc., Ph.D.