Enter your keyword

Dukung Kemandirian Industri Otomotif, Peneliti ITB Kembangkan EPDM Foam Lokal Substitusi Impor 100%

Dukung Kemandirian Industri Otomotif, Peneliti ITB Kembangkan EPDM Foam Lokal Substitusi Impor 100%

Dukung Kemandirian Industri Otomotif, Peneliti ITB Kembangkan EPDM Foam Lokal Substitusi Impor 100%

BANDUNG, dri.itb.ac.id – Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) ITB mengunjungi Laboratorium Termofluida dan Sistem Utilitas, Kamis (05/02/26), guna meninjau riset “Pengembangan EPDM Sealant Lokal untuk Industri Otomotif”. Tim peneliti lintas disiplin dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB yang dipimpin oleh Pri Januar Gusnawan, S.T., M.T., Ph.D., tengah mengembangkan EPDM (Ethylene Propylene Diene Monomer) foam buatan dalam negeri untuk menjawab tingginya ketergantungan industri otomotif nasional pada produk specialty chemicals impor.

EPDM foam yang berbentuk strip ini memiliki peran krusial dalam perakitan rangka mobil. Saat dipanaskan di dalam oven, material ini akan mengembang mengisi celah rangka untuk meredam benturan saat kecelakaan, sekaligus menyerap getaran mesin dan kebisingan jalan. Selama ini, industri otomotif 100% mengandalkan impor dengan waktu pengiriman hingga dua bulan. Padahal, lamanya waktu pengiriman berisiko membuat material kedaluwarsa sehingga gagal mengembang saat diaplikasikan.

Proses pembuatan material ini menggabungkan karet sintetis EPDM dengan bahan esensial seperti blowing agent, crosslinker, dan filler. Anggota peneliti, Hafiz Pratama Rendra Graha, menganalogikan proses ini seperti membuat kue, dibutuhkan racikan yang sangat presisi agar sealant mampu mengembang sesuai target volume yang diminta industri. Riset yang juga melibatkan pakar teknik mesin dan mahasiswa program doktor teknik kimia ini memastikan produk akhir benar-benar memenuhi standar ketat manufaktur kendaraan.

Inovasi teknologi “Merah Putih” ini telah menggandeng mitra industri spesialis adhesive otomotif. Saat ini, formulasi tingkat dasar sudah berhasil diproduksi dan dipasarkan, sementara formulasi kualitas tinggi tengah dalam proses pengajuan paten. Ke depannya, EPDM foam lokal ini diharapkan mampu menyubstitusi 100% produk impor dan mendongkrak Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sekaligus menjadi fondasi kuat bagi kemandirian industri dan pengembangan proyek mobil nasional.

 

Kontributor: Nada Raudah Mumtazah