E-Safe: Inovasi Keselamatan Penerbangan dari FTMD ITB untuk Tekan Risiko Kecelakaan Pesawat
BANDUNG, dri.itb.ac.id – Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) ITB kembali melakukan kegiatan kunjungan (site visit) untuk meninjau perkembangan riset para penerima program pendanaan inovasi. Pada hari Rabu (4/3/26), tim DRI melakukan kunjungan ke Labtek 2 Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) untuk meninjau pengembangan E-Safe (Energy-Based Stabilized Approach Flight Evaluator), sebuah perangkat lunak inovatif yang dirancang untuk meningkatkan standar keselamatan penerbangan sipil.
Riset ini dipimpin oleh Dr.-Ing. Ir. Javensius Sembiring, S.T., M.T. dari Program Studi Teknik Dirgantara FTMD ITB, bekerja sama dengan Muhammad Lutfi Hakim, Ph.D. (FTMD) dan Hari Purnama, Ph.D. dari Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI). Kolaborasi multidisiplin ini juga melibatkan mahasiswa pascasarjana serta mitra industri strategis, PT Airing, sebuah vendor analisis data penerbangan nasional.
Celah Standar Keselamatan Penerbangan
Kecelakaan pesawat sering kali terjadi pada fase yang paling kritis, yaitu pendaratan. Data menunjukkan bahwa fase final approach hingga landing berkontribusi terhadap 48% total kecelakaan pesawat di seluruh dunia.
Selama ini, maskapai penerbangan menggunakan sistem deteksi berdasarkan Standard Operating Procedure (SOP) untuk memantau pendaratan yang tidak stabil (unstabilized approach). Namun, sistem SOP memiliki kelemahan signifikan, yaitu sifatnya yang kaku dan bervariasi antar-maskapai.
“Sistem SOP sering memicu false detection. Satu parameter saja dilanggar, sistem langsung menyatakan pendaratan tidak stabil, padahal secara fisik pesawat mungkin masih dalam kondisi aman. Sebaliknya, SOP antar-maskapai bisa berbeda, sehingga standarnya tidak universal,” jelas Dr. Javen.
Solusi E-Safe: Pendekatan Berbasis Energi
Menjawab celah tersebut, tim ITB mengembangkan E-Safe. Berbeda dengan sistem konvensional, E-Safe menggunakan pendekatan Manajemen Energi yang bersifat universal dan lebih autentik dalam merepresentasikan kondisi fisik pesawat.
Cara Kerja E-Safe:
- Energy Boundary: Sistem menciptakan “batas energi ideal” dengan mengintegrasikan parameter jalur terbang (flight path) dan kecepatan darat (ground speed).
- Deteksi Akurat: Jika energi pesawat keluar dari ambang batas (threshold) yang ditentukan (misalnya melebihi dua satuan luas pada grafik), sistem akan mendeteksinya sebagai unstabilized approach.
- Analisis Penyebab: E-Safe mampu membedakan apakah ketidakstabilan disebabkan oleh kelebihan energi (energy excess) atau kekurangan energi (energy deficit), sehingga evaluasi terhadap pilot menjadi lebih objektif.
Masa Depan dan Harapan Hilirisasi
Inovasi ini tidak berhenti di atas kertas. E-Safe telah diimplementasikan dalam bentuk dashboard berbasis web yang memiliki fitur Batch Processing. Fitur ini memungkinkan maskapai atau vendor memproses ribuan data penerbangan sekaligus dalam hitungan detik untuk menghasilkan laporan bulanan yang komprehensif.
Kehadiran E-Safe menjadi solusi bagi maskapai yang memiliki keterbatasan dana riset dan pengembangan (R&D). Dengan sistem add-on, E-Safe dapat diintegrasikan langsung ke dalam perangkat lunak pemantauan data yang sudah digunakan vendor seperti PT Airing.
“Melalui kolaborasi ini, kami mendapatkan algoritma yang jauh lebih cepat dan akurat dibanding sistem yang kami miliki sebelumnya. Ini sangat membantu maskapai dalam mitigasi risiko dan memberikan briefing keselamatan yang tepat sasaran bagi para pilot,” ujar perwakilan PT Airing.
Ke depannya, riset akan dikembangkan untuk memecahkan tantangan penerbangan dengan Visual Meteorological Conditions (VMC), yaitu kondisi di mana pesawat tidak menggunakan panduan instrumen pendaratan karena faktor cuaca, yang mana kasus ini sangat dominan di wilayah Papua.
Pada akhirnya, inovasi E-Safe diharapkan dapat diimplementasikan sebagai fitur tambahan (add-on) pada perangkat lunak perusahaan, sehingga dapat langsung digunakan oleh berbagai maskapai tanpa membebani biaya riset internal maskapai.
Kontributor: Aura Salsabila Alviona
