Enter your keyword

ITB Gelar Seminar dan Monitoring Evaluasi Laporan Akhir RKI PRN Equity 2026 guna Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

ITB Gelar Seminar dan Monitoring Evaluasi Laporan Akhir RKI PRN Equity 2026 guna Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

ITB Gelar Seminar dan Monitoring Evaluasi Laporan Akhir RKI PRN Equity 2026 guna Perkuat Kolaborasi Riset Nasional

BANDUNG, dri.itb.ac.id – Institut Teknologi Bandung (ITB) sukses menyelenggarakan rangkaian acara Seminar dan Monitoring Evaluasi (Monev) Laporan Akhir Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) Prioritas Riset Nasional (PRN) Equity. Kegiatan berskala nasional ini berlangsung selama empat hari, mulai dari Rabu (22/7/2026) hingga Jumat (24/7/2026).

Rangkaian acara dimulai pada hari Rabu dengan penjemputan para delegasi pimpinan dan admin dari 23 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH). Pada malam harinya, para tamu undangan disambut dengan hangat dalam acara Gala Dinner yang bertempat di Multipurpose Hall, Gedung CRCS Lantai 3, ITB, sebagai ajang silaturahmi awal sebelum memasuki agenda utama.

Puncak pembukaan acara (opening ceremony) diselenggarakan pada Kamis pagi. Acara ini berlangsung khidmat sekaligus meriah, diawali dengan tari persembahan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan doa bersama. Selanjutnya, Ketua Pelaksana sekaligus Deputi Direktur Bidang Riset dan Diseminasi Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) ITB, Nur Ahmadi, S.T., M.Eng., Ph.D., menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan RKI PRN Equity serta informasi teknis terkait lokasi pelaksanaan monitoring dan evaluasi.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Asosiasi LPPM PTNBH, Prof. Dr. R. Benny Riyanto, S.H., M.Hum., C.N. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa RKI memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar program pendanaan riset.

“RKI bukan hanya menjadi program pengelolaan riset, melainkan juga menjadi bagian penting dari upaya kerja kolektif PTNBH kita. Semoga RKI PRN Equity ini semakin memperkuat kontribusi PTNBH dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, berdampak, dan diakui di tingkat global,” ujarnya.

Selanjutnya, acara juga disambut oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal, Ph.D. Beliau menekankan pentingnya forum ini sebagai wadah pertukaran gagasan dan penguatan kolaborasi riset antarinstitusi.

“Melalui forum ini, berbagai gagasan dan capaian penelitian dapat saling memperkaya serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang,” tuturnya.

Prof. Lavi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), seluruh pimpinan lembaga dan direktorat penelitian PTNBH, para reviewer, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan RKI PRN Equity.

Sebagai simbol pembukaan resmi Seminar dan Monev RKI PRN Equity, dilakukan prosesi memainkan angklung yang diikuti oleh Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Layanan Riset LPDP Dhani Setyawan, Ketua Asosiasi LPPM PTNBH Prof. Benny Riyanto, Deputi Direktur Bidang Riset dan Diseminasi DRI ITB Nur Ahmadi, serta Joko Sarwono, Ph.D. selaku perwakilan DRI ITB, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Setelah seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi paparan strategis dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang diwakili oleh Dhani Setyawan.

Memasuki siang hingga sore hari, agenda utama berfokus pada pelaksanaan Monev Laporan Akhir. Sesi ini diperuntukkan bagi para peneliti yang merupakan penerima dana RKI, baik dari Skema A maupun Skema B.

Di saat yang bersamaan, diselenggarakan pula pertemuan khusus yang melibatkan pimpinan dan admin Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) atau Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) guna membahas penguatan tata kelola riset lintas kampus. Jaringan kolaborasi tingkat nasional ini melibatkan 23 PTNBH dari seluruh Indonesia, yaitu:

  • Institut Teknologi Bandung — Bandung
  • Universitas Gadjah Mada — Yogyakarta
  • Universitas Airlangga — Surabaya
  • IPB University — Bogor
  • Universitas Indonesia — Depok
  • Universitas Hasanuddin — Makassar
  • Universitas Padjadjaran — Jatinangor, Sumedang
  • Universitas Sumatera Utara — Medan
  • Universitas Andalas — Padang
  • Universitas Pendidikan Indonesia — Bandung
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember — Surabaya
  • Universitas Diponegoro — Semarang
  • Universitas Negeri Malang — Malang
  • Universitas Negeri Padang — Padang
  • Universitas Sebelas Maret — Surakarta
  • Universitas Brawijaya — Malang
  • Universitas Negeri Yogyakarta — Yogyakarta
  • Universitas Negeri Semarang — Semarang
  • Universitas Negeri Surabaya — Surabaya
  • Universitas Syiah Kuala — Banda Aceh
  • Universitas Terbuka
  • Universitas Negeri Jakarta — Jakarta
  • Universitas Sriwijaya — Kota Palembang

 

Untuk memperkenalkan fasilitas dan ekosistem inovasi kampus, panitia juga memfasilitasi kegiatan kunjungan ke Museum ITB. Agenda hari kedua ini kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah di selasar Gedung CRCS. Panitia telah menyiapkan suguhan aneka jajanan khas Bandung yang semakin menambah keakraban antar peserta.

Berlanjut pada Jumat (24/7/2026), fokus agenda bergeser ke luar area kampus utama. Para pimpinan dan peserta bertolak menuju kawasan Lembang untuk melangsungkan rapat pimpinan. Guna memberikan pengalaman yang berkesan selama berada di Bumi Parahyangan, agenda hari ketiga ini diakhiri dengan kegiatan city tour.

Melalui kegiatan ini, ITB berharap jalinan sinergi dan kolaborasi riset antar Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia dapat terus menguat, produktif, dan mampu menghasilkan inovasi strategis yang berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

 

Kontributor: Nada Raudah Mumtazah