Menjalin Sinergi Kepariwisataan: Kunjungan Praktikum Universitas Mayasari Bakti ke P-P2Par ITB
Dalam upaya memperkuat wawasan praktis dan membangun jejaring kolaboratif di bidang kepariwisataan, Program Studi Usaha Perjalanan Wisata Universitas Mayasari Bakti menyelenggarakan kegiatan kunjungan praktikum ke Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan (P-P2Par) Institut Teknologi Bandung pada 26 Juni 2025.
Bertempat di Amphitheater Gedung CRiMSE ITB, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa vokasi dengan para akademisi dan praktisi perencanaan pariwisata. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ir. Budi Faisal, M.AUD, MLA, Ph.D., selaku Kepala Pusat P-P2Par ITB, yang menyampaikan paparan mengenai kiprah lembaga tersebut dalam memajukan sektor pariwisata nasional, terutama melalui pendekatan berbasis data dan keberlanjutan. Ia juga menggarisbawahi pentingnya integrasi antara perencanaan ruang dan daya tarik wisata dalam membangun destinasi yang inklusif dan resilien.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Vokasi Universitas Mayasari Bakti, Dr. Riki Nugraha, M.M., dan Kepala Biro Akademik, Humas, Kerja Sama, dan Marketing, Syamsu Nurkarim, S.Kom., M.M., yang menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari ITB. Keduanya menegaskan pentingnya kegiatan lapangan sebagai sarana penyeimbang antara teori dan praktik dalam pendidikan vokasi.
Diskusi Interaktif dan Pertukaran Gagasan
Kegiatan praktikum ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan strategis dunia kepariwisataan saat ini, mulai dari pengelolaan potensi wisata lokal, strategi branding destinasi, hingga pengembangan kawasan berbasis masyarakat dan isu keberlanjutan. Mahasiswa tampak antusias bertanya dan berbagi perspektif, terutama terkait praktik perencanaan destinasi di wilayah Priangan Timur yang menjadi fokus P-P2Par ITB.
Melalui diskusi ini, mahasiswa tak hanya memperoleh pengetahuan kontekstual, tetapi juga pemahaman lebih luas tentang pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan pariwisata yang bertanggung jawab.
