Perkuat Ekosistem Halal Nasional, ITB Raih Dua Penghargaan dalam Indonesia Halal Ecosystem Summit 2026
BANDUNG, dri.itb.ac.id – Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem halal nasional melalui capaian prestasi pada ajang Indonesia Halal Ecosystem Summit & UB Halal Metric Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya di Auditorium Algoritma, Gedung FILKOM UB, pada Selasa (5/5/2026). Dalam ajang tersebut, ITB berhasil meraih dua penghargaan sekaligus berupa Bronze Award pada kategori Halal Policy serta Halal Ecosystem & Perspective.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen ITB dalam mengembangkan tata kelola, kebijakan, dan penguatan ekosistem halal di lingkungan perguruan tinggi. Sertifikat penghargaan diterima oleh perwakilan Pusat Kajian Halal ITB, dengan penyerahan penghargaan dilakukan oleh Imam Santoso kepada perwakilan PKH ITB, Dikhi Firmansyah.
Kegiatan berskala nasional yang mengusung tema “Orchestrating the Halal Ecosystem: Bridging Research, Infrastructure, and Policy” tersebut menjadi forum strategis yang mempertemukan akademisi, industri, pemerintah, media, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Forum ini dirancang sebagai ruang apresiasi, kolaborasi, dan pertukaran gagasan untuk memperkuat keterhubungan antara riset, infrastruktur, kebijakan, dan implementasi dalam pengembangan ekosistem halal di Indonesia.
UB Halal Metric Awards sendiri merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Halal Ecosystem Summit 2026 yang pada tahun ini menganugerahkan sebanyak 261 penghargaan kepada perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan sektor industri. Universitas Brawijaya menekankan bahwa Halal Metric dirancang sebagai instrumen berbasis riset untuk menilai implementasi ekosistem halal secara menyeluruh. Penilaian tidak hanya mencakup aspek sertifikasi produk, tetapi juga kebijakan kelembagaan, pendidikan, riset dan pengabdian kepada masyarakat, infrastruktur, hingga perspektif dan integrasi ekosistem halal secara berkelanjutan.
Selain seremoni penghargaan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Strategic Insight Session yang menghadirkan berbagai pakar untuk membahas perkembangan dan tantangan ekosistem halal nasional, serta Connection & Collaboration Forum yang membuka peluang kerja sama lintas sektor. Kehadiran ITB dalam forum tersebut sekaligus memperkuat peran institusi pendidikan tinggi sebagai motor penggerak inovasi, pengetahuan, dan tata kelola halal yang berkelanjutan.
Melalui capaian ini, ITB diharapkan dapat terus berkontribusi secara signifikan dalam mengorkestrasi pengembangan ekosistem halal nasional melalui inovasi riset, penyediaan infrastruktur, serta penguatan kebijakan yang berdampak nyata. Partisipasi aktif ITB dalam forum strategis seperti ini juga menjadi langkah penting dalam memperluas jejaring kolaborasi lintas sektor demi mendukung kemajuan industri dan ekosistem halal Indonesia di masa depan.
Kontributor: Aura Salsabila Alviona
