Enter your keyword

Predictive Risk and Simulation Modeling ITB (PRISM ITB): Dari Pemodelan ke Prediksi untuk Ketahanan Sektor Nasional

Predictive Risk and Simulation Modeling ITB (PRISM ITB): Dari Pemodelan ke Prediksi untuk Ketahanan Sektor Nasional

Predictive Risk and Simulation Modeling ITB (PRISM ITB): Dari Pemodelan ke Prediksi untuk Ketahanan Sektor Nasional

Pusat Pemodelan Matematika dan Simulasi  Institut Teknologi Bandung (PPMS ITB) merupakan pusat penelitian yang berfokus pada riset multidisiplin serta kolaborasi antara akademisi dan industri dalam penyelesaian masalah nyata berbasis pemodelan matematika dan simulasi. Pusat ini didirikan pada tahun 1993 oleh para dosen senior ITB, di antaranya Prof. R.K. Sembiring, Prof. M. Ansjar, Prof. Edy Soewono, Dr. Bana G. Kartasasmita, dan alm. Prof. Wiranto Arismunandar dengan nama Pusat Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Matematika (P4M).

Pada tahun 2001, terbentuk Research Consortium Optimization of Pipeline Network (OPPINET) yang menghimpun sejumlah perusahaan di bidang minyak dan gas bumi. Pembentukan OPPINET menandai refocusing tujuan dan ruang lingkup pusat penelitian ini, yang kemudian bertransformasi menjadi Pusat Pemodelan Matematika dan Simulasi (PPMS) ITB dengan fasilitas kerja yang lebih terintegrasi dan kolaboratif.

Produk Unggulan dan Dampak Nyata

Beberapa inovasi yang dihasilkan oleh PPMS ITB telah memberikan dampak langsung bagi industri nasional. Salah satunya adalah Leak Monitoring System Software, perangkat lunak hasil kolaborasi antara OPPINET PPMS ITB, Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang, dan PT Scada digunakan secara aktif oleh PHE Jambi Merang.

Inovasi lainnya adalah Aplikasi DAMAI (Digitalisasi Manajemen Aktuaria Terintegrasi) yang dikembangkan untuk BPJS Kesehatan melalui kerja sama antara PPMS ITB, Kedeputian Bidang Aktuaria BPJS Kesehatan, dan PT LAPI ITB. Aplikasi ini dirancang untuk mengotomasi proses perhitungan aktuaria seperti Cost per Member per Month (CPMPM), Premium per Member per Month (PPMPM), cadangan teknis, probability of default, imbalan kerja, serta proyeksi pendapatan dan beban Dana Jaminan Sosial (DJS). Dengan fiturfitur seperti Info Dashboard, Manajemen Data, Manajemen Referensi, dan Manajemen Pemodelan, DAMAI menjadi sistem terintegrasi yang meningkatkan transparansi, akurasi, dan efisiensi perhitungan keuangan BPJS Kesehatan.

Transformasi menjadi PRISM ITB

Memasuki tahun 2025, PPMS ITB resmi ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT) dan bertransformasi menjadi Pusat Pemodelan, Simulasi, dan Prediksi Risiko Institut Teknologi Bandung (PRISM ITB). Transformasi ini memperluas fokus lembaga dari pemodelan dan simulasi menuju prediksi risiko (predictive risk modeling) dengan misi mendukung ketahanan sektor keuangan dan industri strategis nasional melalui riset berbasis sains dan teknologi. PRISM ITB kini menaungi lebih dari 20 peneliti lintas bidang, meliputi matematika terapan, statistika, machine learning, teknik mesin, dan pemodelan risiko finansial, serta didukung oleh tim asisten peneliti penuh waktu dan resource persons dari industri.

Arah Strategis dan Inovasi 2025

Di tahun 2025, kegiatan PRISM ITB difokuskan pada tiga arah utama: (1) peningkatan kelembagaan melalui penyusunan dokumen tata kelola institusi, (2) peningkatan academic excellence melalui kegiatan penelitian, seminar, dan kolaborasi nasionalinternasional, serta (3) hilirisasi dan komersialisasi hasil penelitian melalui pengembangan aplikasi PRISM.

Aplikasi PRISM merupakan sistem manajemen risiko yang tengah dikembangkan oleh tim PRISM ITB dengan fitur utama berbasis Economic Scenario Generator (ESG). Fitur ini mampu melakukan proyeksi risiko dan simulasi keuangan pada berbagai sektor, termasuk perbankan, asuransi, dana pensiun, serta industri minyak dan gas. Dengan integrasi metode machine learning dan AIdriven analytics, PRISM ditujukan untuk mendukung proses pengambilan keputusan strategis yang lebih adaptif terhadap dinamika ekonomi dan iklim global.

Dari sisi hilirisasi, tim PRISM ITB telah melakukan roadshow ke sejumlah institusi, termasuk regulator dan pelaku industri keuangan, untuk memperkenalkan aplikasi PRISM serta potensi penerapannya. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari mitra industri dan regulator. Selain itu, telah dilakukan inisiasi kontrak kerja sama dengan beberapa lembaga keuangan untuk implementasi awal aplikasi PRISM dalam manajemen risiko terintegrasi.

Kolaborasi dan Diseminasi Pengetahuan

Sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik dan industri, PRISM ITB juga menyelenggarakan kegiatan ilmiah bertajuk PRISM Seminar Series 2025, “Modeling Tomorrow: Predictive Risk Management”. Seminar perdana menghadirkan pembicara dari regulator dan industri, di antaranya Nani Patria (Direktur Departemen Aktuaria, Bidang Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK), Novi Imelda (Direktur Manajemen Risiko dan Kepatuhan PT Bahana TCW Investment Management), serta Benny K. Yudiaatmaja (Ahli Manajemen Risiko dan Founder PT Variskindo). Diskusi ini menjadi wadah strategis bagi akademisi dan praktisi dalam membahas pendekatan baru terhadap manajemen risiko berbasis prediksi dan data.

Menuju Pusat Riset Risiko Berkelas Dunia

Dengan rekam jejak panjang, inovasi berkelanjutan, serta komitmen untuk menjembatani sains dan industri, PRISM ITB menargetkan diri untuk menjadi pusat kolaborasi regional di kawasan Asia Tenggara. Dalam jangka panjang, PRISM ITB berkomitmen untuk menjadi mitra strategis bagi pemerintah, industri, dan lembaga akademik dalam pengembangan sistem prediksi risiko yang adaptif, berbasis bukti, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Tujuan Utama PPMS ITB

  1. Mengembangkan model dan simulasi matematika untuk menyelesaikan permasalahan industri melalui riset multidisiplin dan kerja sama akademisi-industri.
  2. Menghasilkan decision support systems atau perangkat lunak berbasis pemodelan dan simulasi.
  3. Menyelenggarakan kegiatan berbagi pengetahuan seperti pelatihan, lokakarya, dan konsultasi.

 

Simpul 3P Vol. 30 Edisi Oktober 2025, halaman 21
Penanggung Jawab: Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si. Dr. Ir. Grandprix Thomryes Marth Kadja, M.Si.
Editor: Efson Thrismono, S.ST, M.Pd.
Creative Lead: Nadia Falasiva
Photographer: Ali Parma, S.Ds.
Kontributor: Prof. Dr. Ir. Melia Laniwati Gunawan, M.S., IPM.; Muhammad Fadlan Raihan, M.Si.; Dhiyaul Auliyah Muslimin, S.T., M.T.; Tania Miranda Sarlie, S.Farm., M.Farm.; Dila Puspita, Ph.D.; Prof. Dr. Zeily Nurachman, M.S.; Hilarius Adiwarna, S.Si.; Prof. Sidik Permana; Noviyanti, A.Md., S.M.; Inda Meidian, S.Kom.