Enter your keyword

Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH): Belajar AMDAL dari Ruang Kelas, Laboratorium, hingga Tahura

Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH): Belajar AMDAL dari Ruang Kelas,  Laboratorium, hingga Tahura

Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH): Belajar AMDAL dari Ruang Kelas, Laboratorium, hingga Tahura

Pelatihan AMDAL Angkatan II PSLH ITB hadirkan pengalaman belajar menyeluruh bagi praktisi, akademisi, dan profesional lingkungan

Pada 03–29 November 2025, Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) Institut Teknologi Bandung menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Angkatan II. Rangkaian kegiatan didesain berlapis, dimulai dari sosialisasi pada 31 Oktober 2025 secara daring, dilanjutkan dengan pembelajaran dalam jaringan pada 03–21 November 2025, dan ditutup dengan sesi tatap muka pada 24–29 November 2025 di Gedung CRIMSE (ExPAU) ITB.

Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta dengan latar belakang yang beragam. Mayoritas berasal dari industri dan sektor swasta, disertai peserta dari kalangan akademisi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta peserta individu. Komposisi ini mencerminkan kebutuhan lintas sektor terhadap tenaga yang mampu menyusun dokumen AMDAL secara andal dan sesuai regulasi.

Di sisi lain, pelatihan diampu oleh dosen-dosen Teknik Lingkungan ITB, anggota Komisi Penilai AMDAL, serta praktisi lingkungan yang telah lama berkecimpung dalam penyusunan dan penilaian dokumen lingkungan.

Dari sisi substansi, kurikulum pelatihan merujuk pada SK Kepala BP2SDM LHK No. 9/P2SDM/DIK/DIK.2/5/2023 dengan total 210 jam pelajaran. Peserta diajak menelusuri seluruh tahapan penyusunan dokumen Kerangka Acuan, ANDAL, dan RKL-RPL secara runtut. Materi yang disajikan mencakup proses penapisan rencana usaha dan atau kegiatan, perencanaan studi, penyusunan deskripsi rencana dan rona lingkungan hidup awal, pelibatan masyarakat, penentuan dampak penting hipotetik, penetapan batas wilayah studi dan waktu kajian, hingga pemilihan metode studi yang tepat.

Pada tahap berikutnya, peserta memperdalam prakiraan dan evaluasi dampak penting, penyusunan dokumen AMDAL, perumusan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup, serta integrasi seluruh hasil kajian dalam dokumen RKL-RPL. Aspek pengendalian proses penyusunan AMDAL dan kemampuan mengkomunikasikan hasil kajian kepada para pemangku kepentingan juga menjadi bagian penting, mengingat AMDAL tidak hanya berhenti pada dokumen, tetapi harus dapat dipahami dan menjadi dasar pengambilan keputusan.

Angkatan ini juga mendapatkan pengayaan berupa materi tambahan. Topik pertambangan disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Rudy Sayoga Gautama, yang mengulas karakteristik kegiatan pertambangan dan kompleksitas dampak lingkungannya. Materi ini membantu peserta memahami bagaimana AMDAL diaplikasikan pada sektor dengan risiko lingkungan tinggi. Selain itu, peserta menerima pengantar mengenai Perizinan Teknis (Pertek) Emisi dan Rincian Teknis (Rintek) B3 yang disampaikan oleh pakar di bidangnya. Topik ini memperkuat pemahaman terhadap regulasi teknis, persyaratan emisi, serta pengelolaan bahan berbahaya dan beracun dalam konteks penyusunan dokumen lingkungan.

Dimensi praktikum menjadi salah satu kekuatan utama pelatihan ini. Pada 26 November 2025, peserta melakukan kunjungan lapangan ke Taman Hutan Raya (Tahura) untuk berlatih pengambilan data dan mengamati rona lingkungan hidup awal secara langsung. Pengalaman lapangan ini memberi konteks nyata terhadap konsep yang sebelumnya dipelajari di kelas. Peserta juga mengunjungi beberapa laboratorium di FTSL ITB, antara lain Laboratorium Kualitas Air, Kualitas Udara, Higiene Industri, dan Instrumentasi, untuk melihat bagaimana data kualitas lingkungan dihasilkan dan diinterpretasikan.

Sebagai latihan integratif, peserta menyusun dokumen AMDAL secara berkelompok mulai dari tahap perumusan kerangka acuan hingga rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup. Proses ini ditutup dengan simulasi rapat Tim Uji Kelayakan (TUK) untuk dokumen KA dan AMDAL–RKL-RPL. Melalui simulasi ini, peserta tidak hanya berlatih menyusun dokumen, tetapi juga merasakan dinamika proses penilaian kelayakan lingkungan, termasuk bagaimana argumen teknis diuji dan dipertanggungjawabkan.

Pelatihan Penyusunan AMDAL Angkatan II PSLH ITB ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam memahami dan mengimplementasikan penyusunan dokumen AMDAL secara komprehensif, sistematis, dan sesuai ketentuan peraturan perundangundangan. Dengan kombinasi pembelajaran daring, sesi luring, praktikum lapangan, kunjungan laboratorium, dan simulasi rapat kelayakan, pelatihan ini diharapkan dapat berkontribusi pada lahirnya analis lingkungan yang lebih andal dan responsif terhadap tantangan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Simpul 3P Vol. 31 Edisi November 2025, halaman 14
Penanggung Jawab: Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si. Dr. Ir. Grandprix Thomryes Marth Kadja, M.Si.
Editor: Efson Thrismono, S.ST, M.Pd.
Creative Lead: Nadia Falasiva
Kontributor: Noviyanti, A.Md., S.M.; Inda Meidian, S.Kom.

Screenshot

Screenshot

Screenshot