Enter your keyword

WRRI ITB Terima Kunjungan Delegasi UNSW, Jajaki Potensi Kolaborasi Riset, Pendidikan, dan Hilirisasi Inovasi

WRRI ITB Terima Kunjungan Delegasi UNSW, Jajaki Potensi Kolaborasi Riset, Pendidikan, dan Hilirisasi Inovasi

WRRI ITB Terima Kunjungan Delegasi UNSW, Jajaki Potensi Kolaborasi Riset, Pendidikan, dan Hilirisasi Inovasi

BANDUNG, dri.itb.ac.id – Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi (WRRI) Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima kunjungan delegasi dari University of New South Wales (UNSW), Australia, bertempat di Gedung CRCS Lt. 6, DRI ITB Kampus Ganesha, Senin (9/2/2026). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka menjajaki peluang penguatan kerja sama strategis di bidang akademik, riset, dan inovasi serta bagian dari kegiatan Pusat Penelitian Energi Baru dan Terbarukan (PPEBT) ITB.

Delegasi UNSW dipimpin oleh Prof. Collin B. Grant (Deputy Vice-Chancellor Global) dan didampingi oleh Prof. Rahman Daiyan dari School of Minerals and Energy Resources Engineering.

Pertemuan tersebut disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, Prof. Lavi Rizki Zuhal, Ph.D. Turut hadir dalam pertemuan strategis ini jajaran pimpinan fakultas dan direktorat ITB, antara lain Dekan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Prof. Hermawan Judawisastra, serta Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Prof. Tirto Prakoso, Ph.D.

Pertemuan ini juga melibatkan diskusi teknis yang dihadiri oleh para pakar, termasuk Prof. Ari Darmawan Pasek, Ph.D. (FTMD), Wibawa Hendra Saputera, Ph.D. (FTI), dan Dr. Carolus Borromeus Rasrendra (FTI). Dukungan fasilitasi kemitraan turut diperkuat oleh kehadiran Direktur Kemitraan Dr. Ir. Endra Gunawan, Kasubdit Kemitraan Internasional Prananda Luffiansyah Malasan, Ph.D., serta tim pendukung kemitraan Dr. Apt. Siti Farah Rahmawati, dan Alice Diniarti, M.I.Kom.

Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak membahas wacana mengenai penguatan kolaborasi melalui konsep “human bridge” yang berfokus pada mobilitas mahasiswa pascasarjana dan riset bersama. Beberapa topik strategis yang dibahas meliputi potensi pengembangan energi terbarukan (Sustainable Aviation Fuel dan hidrogen), hilirisasi nikel, teknologi baterai, serta akses pasar global bagi startup melalui program Global Innovation Foundry.

Kunjungan diakhiri dengan mendiskusikan opsi penyediaan pendanaan awal (seed funding) mandiri dari kedua institusi untuk mempercepat inisiasi riset, serta rencana penyusunan dokumen kerja sama teknis untuk memetakan poin-poin strategis yang telah disepakati.

 

Kolaborator: Aura Salsabila Alviona